RINDU ALLAH

September 18, 2008

Aku rindu ALLAH
Aku rindu menangis
Aku rindu bersujud
Aku rindu berdoa
Aku rindu berharap
Aku rindu bermuhasabah

Aku rindu saat-saat aku berkeluh kesah pada ALLAH
Aku rindu saat-saat aku bergantung pada ALLAH
Aku rindu saat-saat aku menyesali semua kekhilafanku
Aku rindu saat-saat aku merasa dekat sekali dengan ALLAH
Aku rindu saat-saat aku lemah dan berharap pada ALLAH
Aku rindu saat-saat aku merasakan kebesaran ALLAH

Aku rindu ALLAH
Aku rindu ALLAH
Aku rindu ALLAH

Bookmark and Share

Rahasia Pusisiku

July 28, 2008

Kuberpuisi bersama nyanyian dunia…
Lagu-lagu cinta yang menemani hariku…
Selalu menyejukkan hatiku yang lelah…
Hidup anganku tuk ciptakan puisi…
Puisi sederhana, yang tak berarti…
Tanpa kata indah, namun bermakna…
Tanpa lagu cinta, kutak tau berkata apa..
Hanya derai simponi yang bawa kelegaan…
Bersama sang Bidadari yang nyanyikannya…
Menatapku dekat, terdiam dalam hatiku…
Meskipun kuberkata-kata…
Semuanya tetap diam adanya..
Karena tiada kudengar lagi lagu itu…
Lagu-lagu cinta yang menemani hariku…
Bidadari…janganlah berhenti bernyanyi…
Kuingin panasnya ego kau siram kembali…
Dengan kesejukkan air irama yang harmoni…
Yang tenangkan aku dalam membuat puisi…
Satukan aku dalam melodi..
Membahana jadi ikatan….
Tuk merajut kata di selembar kertas…
Menyalin makna dari hati ke dalam pena…
Merebak masa…
Yang lalu, sekarang dan masa depan…
Yang penuh warna, sekalipun menyakitkan…

Bookmark and Share

Cinta Menyatukan Perbedaan

Ketika ku mulai mengenalmu
Ku biarkan hati ini bicara
Tentang Impian dan Kerinduanku
Dan aku mulai takjub
Ternyata kita berbeda Sekaligus juga serasi

Maka akupun berjanji menyatukan perbedaan itu
Agar yang berbeda namun juga serasi
Agar kekosongan dapat terisi dengan sempurna
Kuingin impian itu dapat terwujud
Karena perbedaan bukanlah kendala
Selagi kita masih memakai bahasa yang sama
dan bagasa itu Bernama CINTA.

Supported By
www.wismacinta.com

Bookmark and Share